PPP Pertanyakan Netralitas Lembaga Survei

Desember 3rd, 2008  Tagged , ,

PPPJakarta - Menjelang bergulirnya musim kampanye 2009, beragam lembaga survei berlomba-lomba mengeluarkan hasil penelitiannya. Namun Fraksi PPP mempertanyakan netralitas dan objektivitas lembaga survei dalam melakukan penelitian.

 

“Netralitas dan objektivitas lembaga survei belakangan ini diragukan,” tulis Ketua FPPP Lukman Hakim Saefudin kepada detikcom, Selasa (2/11/2008).

Menurut Lukman, hampir semua lembaga survei saat ini juga bekerja sebagai lembaga konsultan politik. Jika tidak dikontrol atau diawasi, publik bisa saja dapat terpengaruh dari hasil survei yang dikeluarkan oleh sebuah instansi.

Lukman yang juga merangkap sebagai Ketua DPP PPP ini pun memberi saran bagaimana mengantisipasi persoalan tersebut. Bagi Lukman, publik juga harus mengetahui metodologi penelitian termasuk bagaimana cara penarikan sampling, di mana domisili atau lokasi responden, serta bagaimana bentuk atau rumusan kuesioner.

Lembaga survei masih dianggap perlu oleh Lukman, untuk itu masyarakat juga harus menjaga transparansi dan akuntabilitasnya. Lukman berharap, lembaga survei jangan sampai dijadikan alat untuk suatu kelompok. Untuk itu, FPPP mendukung penuh KPU dalam membuat akreditasi bagi lembaga survei.

“Lembaga survei jangan terjebak dan dijadikan alat oleh pemodal besar dalam memenangi pilkada atau pemilu,” jelasnya. ~ Sumber : pemilu-online.com

PBR Gelar Konvensi Calon Presiden

September 23rd, 2008  Tagged , , ,

Irwan Nugroho - detikNews

Jakarta - Partai Bintang Reformasi (PBR) rencananya akan menggelar konvensi calon presiden. Konvensi akan digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, pukul 16.00 WIB.

“Tujuan dari konvensi tersebut adalah supaya kader PBR memiliki kesempatan langsung untuk memilih calon presiden yang mereka suka,” ujar salah satu caleg PBR, Dita Indah Sari, kepada detikcom, Selasa (23/9/2008).

Dita mengatakan, selama ini capres yang didukung PBR selalu diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBR. Pengurus dan kader partai di tingkat bawah tinggal mengikuti kemauan DPP.

“Itu yang kita ingin ubah. Untuk masalah ini, seluruh jajaran partai harus ikut terlibat, sehingga nanti capres yang diusung PBR didukung oleh seluruh struktur PBR dari kecamatan hingga tingkat nasional,” jelas Dita.

Menurutnya, untuk Pemilu 2009 mendatang, PBR tidak mengajukan capres dari kalangan internal partai. Alasannya, pertama, supaya lebih obyektif. Kedua, supaya kader PBR dapat fokus untuk meraih 2,5 suara, sehingga memenuhi parliamentary threshold.

PBR, lanjut Dita, akan mendukung capres dari luar. Nah, konvensi yang akan dibuka ini merupakan langkah untuk menentukan siapa capres yang akan didukung oleh PBR.

“Di dalam konvensi tersebut, nanti akan langsung dibuka pendaftaran bagi capres. Kita telah mengundang capres-capres yang sejauh ini sudah men-declare,” jelas Dita.

Setiap capres yang ingin memenangi konvensi, lanjut Dita, setidaknya harus menyampaikan visi dan misi ke 17 DPD PBR.

“Terserah mereka mau datang ke daerah yang mana. Nanti dari situ kader dan pengurus PBR di daerah punya masukan. Masukan-masukan tersebut lantas dibawa ke konvensi untuk menentukan siapa capres yang didukung PBR,” pungkasnya.(irw/nrl)